TERANG TUHAN
Terang Tuhan Bersinar Bagimu

Rahasia Panggilan Allah


Kehidupan manusia penuh dengan banyak misteri, dari kelahiran, kehidupan, dan kematian sering kali kita tidak mengerti apa yang sedang Tuhan buat bagi kita. Sebagian orang ada yang terlahir dari kehidupan yang penuh dengan materi berlimpah dan ada juga yang terlahir dalam kehidupan yang selalu penuh dengan kekurangan.
Ada juga yang terlahir dari kehidupan keluarga kristen yang taat dan setia, sebaliknya juga ada yang terlahir dari kehidupan keluarga yang memang belum mengenal Tuhan. Sehingga dari kelahiran, kehidupan (pertumbuhan) dan kematian, menjadi suatu misteri sepanjang hidup.
Tetapi Alkitab menceritakan suatu rahasia panggilan Allah dalam kehidupan manusia, dalam Kitab Kejadian 12:1-3 diceritakan; Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: “Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”
Kalau kita mempelajari tokoh Alkitab ini, Abraham berasal dari Ur-Kasdim di Mesopotamia Selatan; dipanggil untuk memasuki tanah Kanaan, di mana Allah mengadakan suatu perjanjian dengan dia. Bersama-sama dengan Ishak dan Yakub ia diakui sebagai nenek moyang bangsa Israel (Kejadian 12:25). Dalam Perjanjian Baru diakui sebagai bapa “semua orang percaya” (Roma 4:11).

dikenal dengan Abram; cikal-bakal leluhur Israel. Kisah hidupnya yang digambarkan dalam Kejadian 11-25 mungkin terjadi sekitar 2000-1500 sM, namun dalam berbagai cerita Abraham adalah seorang saudagar individual dari daerah *Het, khas masyarakat yang bermigrasi dari peradaban pedesaan *Ur ke Palestina. Abraham dilahirkan di *Ur-Kasdim, di mana ia hidup bersama bapaknya, Terah, dan saudaranya laki-laki, Nahor dan Haran, juga keponakannya, Lot.

Abraham hidup di tengah-tengah keluarga penyembah berhala seperti di katakan Yosua dalam Kitab Yosua 24:2-3, Berkatalah Yosua kepada seluruh bangsa itu: “Beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Dahulu kala di seberang sungai Efrat, di situlah diam nenek moyangmu, yakni Terah, ayah Abraham dan ayah Nahor, dan mereka beribadah kepada allah lain. Tetapi Aku mengambil Abraham, bapamu itu, dari seberang sungai Efrat, dan menyuruh dia menjelajahi seluruh tanah Kanaan. Aku membuat banyak keturunannya dan memberikan Ishak kepadanya.
Jelas disini bahwa Abraham terlahir dari kehidupan keluarga yang masih menyembah berhala dan panggilan Allah itu bukan dari kehidupan yang mana dia terlahir, tetapi dari mana Allah berkenan kepada orang itu.

Yang pertama Allah akan memanggil kita keluar dari ikatan dunia, tradisi atau dosa kita. Kehidupan duniawi di sekeliling kita tanpa kita sadar sering kali menjebak bahkan menjerumuskan kita untuk jauh lebih dalam meninggalkan Tuhan, kadang juga tradisi-tradisi nenek moyang yang tidak sesuai dengan kebenaran Alkitab kita masih pertahankan bahkan ada yang sudah melegalkannya dalam Gereja sehingga toleransi akan tradisi bergelombang menggulung iman percaya kita akan kebenaran Alkitab.

Abraham dengan penuh keberanian dan percaya penuh kepada Allah meninggalkan komunitas keluarga besarnya untuk menuju kepada panggilan Allah. Bukanlah hal yang gampang untuk meninggalkan tradisi atau keluarga besar kita hanya untuk iman yang hanya sebesar biji sesawi, tetapi itulah yang Tuhan inginkan dalam hidup kita.

Karena yang kedua kita di panggil untuk menerima berkat ketika kita keluar dari ikatan dunia, tradisi atau dosa. Dalam Kejadian 12:2, Abraham akan menerima tiga berkat yang luar biasa besarnya, yaitu: bangsa yang besar, kemasyhuran dan jadi berkat bagi bangsa-bangsa.
Berbicara tentang berkat bangsa yang besar adalah berbicara tentang kesuksesan manusia menjadi pemimpin dari manusia-manusia yang lain, setiap dari kita menginginkan kesuksesan dalam kehidupan, ketika kita sudah berada di jalan Tuhan berarti kita sementara berjalan menerima kesuksesan itu.
Dan kemasyhuran berbicara tentang kemuliaan, setelah kesuksesan kita raih dalam Tuhan maka kemuliaan Tuhan akan menyinari kehidupan kita, orang lain akan merasakan suatu yang luarbiasa karena hubungan kita dengan Allah yang sangat spesial, selanjutnya kita akan mulai menjadi berkat bagi banyak bangsa, menjadi berkat berarti hidup yang penuh dengan kelimpahan seperti Bapa Abraham.

Untuk menggapai berkat yang Tuhan berikan kepada Abraham bukanlah hal yang gampang, kadang kala Tuhan menguji dulu kemampuan kita, iman kita, percaya kita yang hampir-hampir tidak masuk di akal pikiran kita.
Sarah, istri Abraham selama 25 tahun menunggu khabar baik tentang kelahiran putranya yang di janjikan Tuhan, Kejadian 21:5 mengatakan: “Adapun Abraham berumur seratus tahun, ketika Ishak, anaknya, lahir baginya.” Dan usia sarah pada waktu itu adalah sembilan puluh satu tahun pada waktu dia melahirkan Ishak, Berkatalah Sara: “Allah telah membuat aku tertawa; setiap orang yang mendengarnya akan tertawa karena aku.” Lagi katanya: “Siapakah tadinya yang dapat mengatakan kepada Abraham: Sara menyusui anak? Namun aku telah melahirkan seorang anak laki-laki baginya pada masa tuanya.”

Mari kita sabar menunggu waktunya Tuhan untuk kita, Dia memanggil kita untuk keluar dari ikatan dunia dan tradisi atau dosa kita untuk menerima berkat yaitu kesuksesan, kemuliaan, hidup penuh kelimpahan dan keselamatan yang kekal. Tuhan hanya menginginkan kita percaya saja ketika Dia memanggil kita karena Dia adalah Allah yang Adil dan Setia.

Belum Ada Tanggapan to “Rahasia Panggilan Allah”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: