TERANG TUHAN
Terang Tuhan Bersinar Bagimu

Terang Tuhan



“Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku” (Mazmur 119:105).
Ini adalah bagian Firman Tuhan yang sudah kita kenal, sehingga kita dapat mengerti pentingnya Firman Allah sebagai terang. Dalam Mazmur 119:130 dikatakan; “Bila tersingkap, firman-firmanMu memberi terang, memberi pengertian kepada orang-orang bodoh.”
Firman itu juga memberi terang ke dalam pikiran-pikiran kita yang digelapkan oleh dosa, dan dalam situasi-situasi yang kita hadapi dalam dunia yang gelap dan penuh dengan dosa, masuknya Firman Allah akan memberi terang. Firman itu adalah terang yang dapat menyinari setiap situasi atau pribadi, tidak peduli betapapun mereka dibelenggu oleh dosa atau dirusak oleh kegagalan.

Kita dapat mulai melihat bagaimana terang Firman Allah menyebar dan mengalahkan kegelapan. Di dalam Yohanes 1:5, ”Terang itu bercahaya di dalam kegelapan dan kegelapan itu tidak menguasainya.” Kata Yunani untuk “menguasai” adalah “Katalambano” yang dapat diartikan dalam 3 cara. Ketiga pengertian tersebut secara teologis dan doktrin adalah benar dan tidak terdapat pertentangan diantaranya.

Katalambano(menguasai) dapat diartikan:
Menangkap/meraih, menahan, mengatasi/mengalahkan. Jika kita menggunakan pengertian ini, maka Yohanes 1:5 dapat dibaca “Kegelapan tidak dapat mengendalikannya (Terang)”.ini berarti bahwa neraka, bagaimanapun ia mencoba, tidak dapat mengendalikan/menguasai, menghentikan, memadamkan, mengubah atau mengalihkan Allah untuk menyelesaikan rencanaNya.

Iblis tidak dapat mencampuri atau mencemarkan apa yang Allah akan lakukan. Bahkan orang yang berjalan dalam ketaatan tidak akan dikuasai oleh kegelapan, setan tidak dapat mengalahkan kita, oleh karena itu jangan kita membiarkan dia mengendalikan hidup kita, keluarga kita, gereja kita, bahkan bangsa di mana kita hidup. Setan/Iblis adalah musuh yang telah kalah, kepalanya telah dihancurkan di Kalvari!

Memahami, mencapai, menempatkan pikiran, mencapai usaha mental dan moral. Pengertian ini akan membuat ayat ini berkata: “Kegelapan tidak dapat menerimanya dan tidak dapat memahaminya (Terang)”. Bila Iblis sudah mengerti apa yang Allah akan kerjakan di kayu salib. Disini adalah tempat kekalahan mutlak setan (Kolose 2:15 “Ia telah melucuti pemerintah-pemerintah dan penguasa-penguasa dan menjadikan mereka tontonan umum dalam kemenangan-Nya atas mereka”) dan kelepasan penuh dari dosa manusia (Galatia 6:14 “Tetapi aku sekali-kali tidak mau bermegah, selain dalam salib Tuhan kita Yesus Kristus, sebab olehnya dunia telah disalibkan bagiku dan aku bagi dunia).
Betapa terkejutnya mereka setelah tiga hari berlalu, tubuh Kristus yang mati di bangkitkan kedalam kehidupan yang kekal yang tidak dapat mati, keselamatan kita dimeteraikan di dalam Dia untuk selama-lamanya. Roma 6:5, katakan: “Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.

Musuh kita tahu bahwa harinya semakin dekat, dia tahu bahwa dia tidak mempunyai kuasa oleh karena itu dia terus melakukan tipu daya dan kebohongan yang licik melalui sistim dunia saat ini. Iblis tidak hanya “tidak mengerti” terhadap jalan-jalan Allah, Dia juga menginginkan kita orang-orang percaya dan yang belum percaya untuk tidak mengerti atau memahami jalan-jalan Allah.

Memadamkan, mematikan, menyedot, mengurung/mencekik. Dengan pengertian ini: “Kegelapan tidak akan pernah dapat menyingkirkan Terang” Ahli Fisika menyatakan kepada kita bahwa yang bergerak paling cepat di alam semesta ini adalah kecepatan cahaya tapi dalam kekristenan ketika terang datang bersinar secepat itu pula kegelapan pergi. Dimana dan kapan saja terang dari Roh Allah dan Firman-Nya bercahaya, neraka tidak akan berada di sekitarnya.

%d blogger menyukai ini: