TERANG TUHAN
Terang Tuhan Bersinar Bagimu

Pengurapan Tuhan


Ketika urapan Tuhan turun atas manusia, itu membuat segala sesuatu mengalir dengan baik. Satu gambaran yang jelas mengenai pengurapan dan maksudnya dalam Alkitab terdapat dalam Kitab Ester.
Ketika Ester sedang dipersiapkan untuk presentasinya dihadapan Raja Persia, dia diharuskan untuk melewati satu tahun pemurnian di mana dia dibenamkan berulang-ulang ke dalam minyak pengurapan yang harum aromanya. Satu tahun dalam persiapan untuk perjumpaan dengan seorang raja yang hanya semalam.

Suatu keuntungan yang logis berkenaan dengan membenamkan diri dalam minyak yang beraroma itu ketika setiap laki-laki yang berdekatan dengan Ester akan berpikir atau berkata, “luar biasa, baunya sungguh enak” namun demikian, Ester tidak memberi kesempatan kepada mereka untuk melakukannya dengan alasan yang sama kita tidak seharusnya terlena dengan mengejar pujian dari manusia.
Maksud dari pengurapan tidak untuk membuat orang-orang menyukai kita, tetapi untuk membuat Raja menyukai kita. Adalah jauh lebih penting bahwa Raja memperkenankan kita daripada orang-orang yang memperkenankan kita. Daud diurapi oleh Tuhan jauh sebelum dia diangkat menjadi raja umat Tuhan, Daud lebih memilih menyenangkan Tuhan daripada menyenangkan manusia.

Kita telah seringkali mencemarkan urapan Tuhan, kita mungkin sering mempersiapkan diri bagi Dia dan membenamkan diri dalam urapan-Nya yang mulia, tetapi kemudian yang kita kerjakan ialah memamerkannya di hadapan manusia! pada akhirnya kita bercumbu-rayu dalam perjalanan ke ruangan Raja dan tidak pernah berhasil masuk ke dalamnya karena terbujuk oleh orang lain yang adalah pecinta yang lebih rendah.

Kita harus ingat bahwa Raja kita tidak akan memiliki “barang-barang yang kotor”. Hanya perawan-perawan yang layak menjadi milik-Nya.
Kita mencemarkan urapan Tuhan ketika kita berkata, “itu adalah kotbah yang baik” atau “lagu itu sungguh indah” dan kita memberi perhatian dan kemuliaan kepada manusia, kita lebih suka menyenangkan daging, bahkan sering kebaktian-kebaktian kita diatur untuk menyenangkan manusia.

Pengurapan Tuhan jelas melakukan hal-hal yang besar dalam hidup kita dan itu mematahkan kuk penindasan, ketika Ester memasuki “rumah wanita” raja, dia diberikan minyak dan sabun untuk pemurnian dan dia harus tunduk pada proses yang diatur untuk mengubah gadis desa menjadi seorang ratu, banyak dari kita hanya mau menerima yang baik, yang indah yang harum, yang luar biasa dari Tuhan tapi untuk berjalan dalam proses ketaatan kita gagal kita tidak mau tunduk dalam proses Tuhan.

Selalu ada pemberontakan dalam pengiringan kita kepada Dia, padahal lewat proses dimana ada kesabaran dan ketaatan, kita dapat menikmati berkat yang besar dari Dia yaitu perjumpaan dengan Dia dalam lawatan kemuliaan Allah.
Pengurapan tidak untuk membuat suara kita bagus, atau berpenampilan baik atau berbau wangi bagi orang banyak tetapi maksud yang terutama dari pengurapan ialah untuk memberi kepada kita pengharum dalam ruangan Raja. Daging kita berbau menyengat di hadapan Tuhan dan pengurapan membuat kita diperkenan oleh Raja. Ini merupakan suatu proses yang dilakukan oleh Tuhan untuk menolong kita berpindah dari daging kepada kemuliaan.

Belum Ada Tanggapan to “Pengurapan Tuhan”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: